Sunday, May 29, 2016

Balada Rumah Kaca



Balada Rumah Kaca
Terpantul bayangan diri pada cermin yang mati. Kulihat ke kanan, kiri, depan belakang semuanya sama. Bayanganku!. Taka ada yang lain. Hanya aku. Kulihat mataku  yang sipit dengan lingkaran hitam tanda lelah yang tak berujung. Apa lagi itu, warna kulitku yang semakin pucat. Tubuhku semakin kurus tak terurus.  Bajuku begitu  indah, putih bersih bagaikan gaun sang putri,Tapi…..
Inikah aku?
Bukan…..
Bukan….
Itu tidak mungkin.
Aku tidak mengenal wajah asing ini. Kenapa hanya wajah ini yang kulihat di semua sudut ?. Dimana yang lain?
Aku berlari membuka semua pintu yang ada di depanku. Pintu kaca, semua kaca. Aku sudah tak sanggup melihat wajah itu. Wajahku yang bukan wajahku.